Rich Without Risk

Click here to edit subtitle

Talk Fusion adalah The Real Road to Financial Freedom
21 Desember 2013

Pada tanggal 4 November 2013, saya bersama Pak Mario menjadi pembicara di sebuah Associate Meeting di Jakarta yang sengaja diperuntukkan bagi partner kami yang sudah berperingkat Bronze & Above.


Pada sesi terakhir, kebetulan saya menjadi pembicara untuk sesi penutup. Saya mengajukan sebuah pertanyaan:


“Siapa yang yakin bahwa tidak lama lagi 4G akan masuk di Jakarta?” 


Ada seseorang yang duduk paling depan dengan percaya diri mengangkat tangan. Itulah perjumpaan saya dengan Mr. Harry Sasongko.


Setelah ditelusuri, kami baru sadar dibalik kepercayaan dirinya tentang 4G yang akan masuk, rupanya beliau adalah:

• Indonesia’s Top 10 Best CEOs in 2008 by SWA Magazine & Synovate Awards

• CEO of GE Consumer Finance 2005 to 2009

• CEO of PT Indosat Tbk 2009 to 2012

• Finalis CNBC Asia Leadership Awards 2012 (melalui survey lebih dari 1000 Top Executives dari seluruh Asia, menghasilkan 44 finalis, hanya 3 orang Indonesia yang masuk final)


Melalui perbincangan singkat dan speech-nya di atas panggung saya sempat bertanya dan merangkum beberapa hal mengapa beliau menjalankan bisnis ini dengan sangat serius.


Bagaimana awal Anda sampai bisa terlibat di komunitas bisnis ini?

Orang yang pertama kali menjelaskan tentang bisnis ini, adalah anak muda yang berusia 22 tahun. Saya langsung terkesan dengan produknya, karena saya sempat terlibat dengan perusahaan IT. Bundle produk ini biasanya hanya bisa di-afford oleh perusahaan corporate, namun Talk Fusion telah mengubahnya menjadi paket bisnis retail. Harganya sangat murah untuk produk IT. Seluruh produk sudah dalam satu paket. One Stop Shopping. Hanya dalam waktu 20 menit, saya langsung memutuskan untuk membeli paket Pro Pak menggunakan kartu kredit saya.


Apa kesan pertama Anda?

Ketika melihat mentor saya, anak-anak muda bisa memiliki penghasilan puluhan ribu bahkan ratusan ribu dollar per bulan, serta memiliki gaya hidup luar biasa; dalam pikiran saya langsung muncul 2 hal, positif dan negatif. Mereka melakukan suatu hal yang ‘really right’ atau suatu hal yang ‘really wrong’ (sambil bercanda).


Saya kagum dengan anak-anak muda dari komunitas VTRUST. Di usia yang sangat muda mereka sudah bisa memiliki tujuan hidup, attitude (sikap) yang baik, sangat produktif, berpikiran positif serta rasa percaya diri yang tinggi. Padahal banyak anak muda lainnya ketika seusia mereka mungkin lebih suka menghabiskan waktu untuk hal-hal yang kurang produktif. Saya telah merencanakan ketika anak saya pulang liburan Desember 2013 dari Boston, USA, akan saya arahkan untuk terlibat dalam komunitas organisasi bisnis ini.


Ketika pertama kali saya diberi tantangan untuk meng’handle’ salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia. Saya ‘blank’ di bidang telekomunikasi karena background saya adalah seorang bankir. Tapi karena saya diberi kepercayaan -ya sudah- , maka saya mengambil tanggung jawab tersebut. Saya suka berada di luar zona nyaman, itu membuat saya merasa lebih asyik dan hidup.


Salah satu cara agar saya bisa berprestasi di bidang yang benar-benar baru adalah dengan mengembangkan sikap “teachable” (mau belajar) pada siapapun. Karena perusahaan telekomunikasi yang saya pimpin listed di bursa NY selain Indonesia, saya sampai harus keliling dunia setidaknya 3 kali dalam setahun untuk melakukan perjalanan roadshow (untuk meng-update performance perusahaan, atau untuk mencari funding/pinjaman internasional) secara marathon berpindah-pindah tempat dari Singapore, Hongkong, New York, Boston, Los Angeles, San Francisco, & London. Dalam pertemuan-pertemuan tersebut saya bertemu bankir, analyst, maupun fund manager yang sudah sangat ahli di bidang telekomunikasi. Setiap kali mereka selesai bertanya tentang perusahaan saya; saya gunakan kesempatan untuk bertanya balik sebanyak-banyaknya tentang berbagai hal yang relevan yang membuat saya cepat sekali belajar dari mereka yang sangat ahli. Inilah cara saya untuk mempercepat pembelajaran dalam suatu bidang baru. Saya tidak segan-segan bertanya banyak hal kepada para ahli.


Sama ketika di Talk Fusion, saya tidak malu-malu untuk belajar pada upline saya yang usianya mungkin hampir sama dengan anak saya. Karena saya berada di bidang yang benar-benar baru. Saya akan melakukan semua yang mereka sarankan.


Saya tidak ingin seperti orang tua lainnya yang tidak bisa meninggalkan pola pikir lama yang ‘old style’. Kita sudah harus menyadari bahwa zaman telah berubah. Di era IT akan ada banyak ‘anak-anak kecil’ yang menjadi ‘billionaire’ dan untuk menjadi seperti mereka kita harus berbaur dengan mereka.


“Kalau ‘you’ mau sukses di bisnis ini, ‘you’ harus bisa melepas ego dan background yang melekat dan mau mendengar masukan-masukan dari orang yang memang sudah ahli di bidang ini.”Harry Sasongko


Apa saja kegiatan Anda sekarang?

Setelah saya selesai dari Indosat, banyak tawaran pekerjaan eksekutif yang datang, tapi saya menguatkan hati saya untuk mulai bekerja sendiri, karena saya sudah jenuh dengan sistem kerja corporate. Saya menjadi konsultan telekomunikasi, dan mulai membangun passive income dari properti. Saya pikir saya akan sangat sibuk sekali. Ternyata masih banyak waktu luang yang bisa saya gunakan. Dan setelah saya mendalami usaha ini, bisnis ini adalah pekerjaan yang saya cari-cari, sehingga saya sangat enjoy.


Why Talk Fusion? Versi Harry Sasongko

Ketika saya sedang dalam pencarian untuk membangun passive income, saya sudah  pernah belajar menjadi chartered financial consultant, insurance dan juga fund manager. Dan saya hanya menemukan banyak teori, yang bahkan para pengajarnya sendiri belum tentu merasakan financial freedom. Saya hanya ingin mengatakan, bahwa bagi saya Talk Fusion adalah The Real Road to Financial Freedom.


Bagaimana tanggapan Anda tentang kemudahan mendapatkan income besar di Talk fusion?

• Kalau Anda bekerja seperti saya di perusahaan dulu, setiap kali akhir quartal kita harus mempersiapkan presentasi. Kalau terjadi kenaikan, perlu dijelaskan mengapa dengan fakta-fakta, dan demikian juga dengan penurunan. Itu sangat melelahkan dan memusingkan. Di Talk Fusion yang kita presentasikan berulang-ulang ya itu-itu saja. Sangat mudah.

• Saya pernah hampir bekerja sama di game industry. Saya tahu dunia seperti ini marginnya tinggi sekali. Jadi sangat wajar kalau saya melihat income ratusan ribu dollar itu masih kecil bukan kebesaran. Ini bukan money game yang uangnya tidak jelas. Saya sudah menelitinya.

• Apalagi Clould Services ini di distribusikan melalui penjualan langsung. Tidak ada biaya promosi, tidak ada biaya pengiriman, tidak membutuhkan packaging, dll. Sehingga biaya opersional sangat rendah. Perusahaan ini bisa memberikan income dari margin besar yang tidak bisa dilakukan oleh perusahan menjual produk yang keliatan.


Apakah Anda yakin dengan cara pembayaran yang dilakukan Talk Fusion?

Beberapa dari sahabat saya, mencoba menasehati saya, untuk segera memindahkan uang yang saya dapatkan di Paylution ke rekening bank di Indonesia. Mereka khawatir uang itu akan hilang/tidak bisa dicairkan, seperti kejadian-kejadian perusahaan lainnya yang menggunakan virtual account.

Saya sudah berpengalaman selama belasan tahun di dunia perbankan. Saya tahu luar dalamnya. Talk Fusion bukan memberikan virtual account yang dimiliki oleh Talk fusion sendiri, tetapi dia membuatkan kita rekening di Paylution atas nama kita. Kalau Anda membaca di kartu Paylution tertera ‘The Bancorp Bank’. Itu adalah salah salah satu dari ‘Top 5 Bank’ di Amerika yang dijamin oleh FDIC (Federal Deposit Insurance Company), di Indonesia disebut sebagai LPS (Lembaga Penjamin Simpanan).

Nah! Bila terjadi krisis ekonomi hingga banyak bank dilikuidasi dan jika kita menyimpan Rp 2M di Bank Indonesia, LPS hanya akan bisa mengembalikan Rp 100jt per nasabah (karena limit jaminan hanya senilai itu). Tetapi di Amerika, FDIC atau LPS Negara bagian setempat menjamin sampai $100.000. Jadi, bagi saya malah lebih aman menyimpan dana saya di Paylution.


Apa Tips Anda bagi pemula di Talk Fusion?

• Seperti yang dikatakan Bob Reina, kesalahan orang di bisnis ini adalah mereka berusaha menjual. Di sini bukan ‘selling’ melainkan ‘telling. Tugas kita men-sharing-kan solusi bagi calon prospek. Saya tidak menjual, saya hanya mentransfer belief saya pada mereka.

• Saya sering mentransfer keyakinan saya dengan menunjukkan website www.dsa.org dan menunjukan “code of ethics” bahwa member Direct Selling Association tidak melakukan pyramid schemes.

• Selanjutnya saya sering menunjukkan Talk Fusion yang ada pada ‘Member Listing’ DSA.

• Saya mengatakan kepada prospek saya untuk membaca: “Talk Fusion berkomimen untuk selalu bearada paling depan di bidang komunikasi video serta memotong biaya video komunikasi untuk bisnis maupun individu.” Ini artinya perusahaan ini berkomitmen untuk selalu berinovasi untuk mememberikan pelayanan jasa terbaik di dunia dan dengan harga termurah.

• Dan saya menjelaskan Talk Fusion peduli pada sekitarnya dan juga suka memberikan sumbangan sosial.


Ini adalah cara saya mentransfer keyakinan saya pada orang yang selalu menyamakan bisnis kita dengan money game/system pyramids


Ada pesan buat teman-teman di Talk Fusion?

Ketika saya membaca visi dan misi Talk Fusion, ada kalimat yang menyentuh hati saya, “Talk Fusion team have a passion and enthusiasm for charity and dream of helping people live the life on their own terms.” Selama saya berkarir puluhan tahun di berbagai perusahan besar, baru kali ini saya menemukan perusahaan yang memiliki visi ingin membantu setiap orang terlibat di dalamnya agar bisa hidup sesuai jalan mereka sendiri. Mungkin ini adalah hal biasa bagi Anda, tetapi bila Anda sudah mengabdi berpuluh-puluh tahun di suatu perusahaan dan mencapai puncak karir, maka Anda akan lebih memahami semua ini. Talk Fusion adalah perkerjaan yang saya cari-cari selama ini. (By Marcell Halim)