Rich Without Risk

Click here to edit subtitle

Andre Winata
Priceless Moment Lebih Mahal Dari Apapun

“Saya seorang mahasiswa yang bergabung dengan MLM kesehatan dan mau melakukan apapun untuk sukses. Obat, pembalut, matras, makanan, saya jual semuanya. Tidak peduli apapun caranya, saya harus sukses,” tandas Andre Winata Leosaputra ketika ditanya latar belakangnya sebelum bergabung dengan Talk Fusion.


Sebenarnya, orang tua Andre juga miris dengan hidup anaknya yang “tidak teratur” itu. Mereka pun sering memaksa Andre untuk bekerja di kantor saja, tetapi lelaki kelahiran Surabaya, 30 September 1988 ini selalu menolak. Karena beliau memiliki definisi suksesnya sendiri. Apalagi setelah beliau bertemu dengan Marselinus Halim. Suatu siang, Marsel menelepon Andre, “Kamu ingin mengubah hidup kamu?” tanyanya singkat. Andre tentu menjawab mau. Kemudian Marsel meneruskan, “Kalau begitu, jemput saya di bandara pukul 11 malam. Kamu akan mendapatkan semua impianmu.”


Akhirnya, malam itu Andre benar-benar datang ke Bandara Juanda. “Saat itu, Pak Marsel bersama Pak Mario dan Bu Ryani. Di sana, kami makan Rawon Setan, lalu pulang. Setelah itu kira-kira jam satu pagi, saya dipresentasi menggunakan selembar kertas putih. Tidak perlu waktu lama, dengan modal percaya, saya memutuskan bergabung satu jam berikutnya,” kenang Andre.


“Saya tidak menyangka keputusan kecil itulah yang mengubah hidup saya hingga seperti ini,” tambah pemilik motto “Lebih baik menderita karena disiplin, daripada menderita karena menyesal” ini.

Ada dua hal yang membuat Andre nyaman di bisnis Talk Fusion, pertama, dia di sini bukan sekedar menjual produk atau bisnisnya. Ini mengenai TIMING. Ya, menurutnya, apa yang beliau jual adalah timing. Andre menggunakan perumpamaan, “Lihatlah bedanya ketika kita menjual Black Berry hari ini dibandingkan lima tahun yang lalu. Mencolok sekali! Sama seperti Talk Fusion, saya punya keyakinan, akan ada saatnya dimana kita diam dan orang-oranglah yang mencari kita.”


Kedua, soal perubahan hidup. Andre menjelaskan, “Saya baru menyadari bahwa marketing plan Talk Fusion sebetulnya dibuat bukan untuk orang Indonesia, melainkan standar untuk orang Amerika. Tetapi kita menikmatinya di Indonesia. Bayangkan saja, di Amerika seorang sopir taksi mendapatkan 2.000-4.000 USD setiap bulannya. Tapi apakah dia menjadi orang kaya? Tidak. Karena biaya hidup di sana sangat tinggi.”


Andre merasa, dengan kendaraan bisnis Talk Fusion, semua orang Indonesia bisa mendapatkan impiannya jauh lebih cepat. Misalnya dengan pekerjaan yang mereka lakukan sekarang, mereka bisa membeli sebuah rumah dalam waktu 5 tahun, maka melalui Talk Fusion mereka bisa mencapai target itu hanya dalam 1 tahun. Menurut Andre, “Kalau dulu orang dari Pulau Jawa pergi ke Kali­mantan naik kapal, sekarang naik pesawat. Jauh lebih cepat! Nah, pesawat inilah yang saya jual kepada orang. Inilah kendaraan yang mampu mewujudkan impian dengan lebih cepat.”


Andre bukan sedang jualan kecap. Dirinya sendiri adalah bukti dari ucapannya. Sebab kenyataannya, Andre bisa membelikan kado ulang tahun berupa sebuah mobil Honda CRV bagi ayahnya, mengajak keluarganya berlibur ke Singapura di tahun 2012, memberikan hadiah kepada ibu dan adiknya berupa liburan ke Korea di tahun 2013, membeli mobil Mercedes-Benz C-Class

250 AMG dan SLK 200 AMG, juga membeli sebidang tanah. Semua itu dibayarnya tunai, tidak pakai cicilan. Namun, “Yang paling berkesan tentu adalah membantu downline saya mewujudkan impiannya. Perubahan hidup mereka sangat luar biasa. Saya menyadari bahwa mewujudkan impian kita sendiri memang sangat mengasyikkan. Tetapi bila berhasil membantu downline, kepuasan dan nikmatnya menjadi dua kali lipat! Puji Tuhan, saya telah membantu lebih dari 50 orang berhasil mencapai pe-ringkat Diamond, dan sudah lebih dari puluhan orang berhasil mewujudkan impiannya untuk membeli mobil sendiri, mengajak keluarganya jalan-jalan ke luar negeri atau investasi di bidang properti.” Andre sepenuhnya sadar jika kita ingin berhasil dalam bisnis ini, kita harus mewujudkan dulu impian downline. Maka lebih lanjut Andre memaparkan rencananya, “Dalam waktu setahun ini, saya ingin membuat 20 kiri dan 20 kanan team saya yang pergi ke Hawaii dan membeli Mercedess-Benz. Saya masih punya banyak PR.”


Untuk goal terdekatnya, Andre ingin mengejar 40.000 kiri dan 40.000 kanan monthly subscription di akhir tahun 2014. “Saya bukan hanya ingin mendapatkan uang di sini, melainkan juga meninggalkan legacy. Saya ingin mendengar banyak cerita perubahan hidup dari downline saya lewat bisnis Talk Fusion ini. Karena cerita-cerita tersebut sangat priceless, lebih mahal daripada apapun.”

Baru setelah itu, beliau akan mengejar ambisi priba-dinya, memiliki penghasilan $1juta setiap bulan, memiliki mansion seluas satu hektar, mengoleksi mobil Ferrari

serta Lamborghini, dan berkeliling dunia. Bebas waktu, pikiran, dan uang. “Tidak lupa untuk memba-ngun sebuah yayasan sosial untuk berbagi ke sesama yang tidak seberuntung saya.” tutupnya.


“Saya tidak hanya ingin mendapatkan uang di sini, melainkan juga meninggalkan legacy.” ~ Andre Winata